Islam merupakan agama yang telah Allah SWT turunkan
kepada Rasulullah SAW. Sebagai agama Allah SWT, Islam telah begitu sempurna
dalam mengatur segala urusan manusia. Salah satu konsep yang menjadi perhatian
dalam Islam adalah tentang bekerja. Bekerja merupkan hal mendasar dalam kehidupan. Hidup manusia dapat
berjalan baik jika setiap orang mau bekerja. Bekerja untuk kepentingan
individu, sosial serta kepentingan yang lebih luas lagi, seperti dakwah.
Mengingat begitu pentingnya masalah bekerja ini, Islam
memberikan perhatian khusus kepada umat manusia untuk bekerja. Dalam pandangan
Islam, bekerja selalu dikaitkan dengan masalah keimanan. Dalam islam bekerja
bukan sekedar untuk mendapatkan materi, tetapi lebih jauh dan lebih dalam dari
itu. Bekerja sebagai upaya mewujudkan firman Allah SWT sebagai bagian dari
keimanannya.
Dengan demikian, bekerja merupakan aktivitas yang mulia. Dengan bekerja, ia dapat melaksanakan perintah – perintah Allah SWT lainnya, seperti zakat, infak dan sedekah.
Dengan demikian, bekerja merupakan aktivitas yang mulia. Dengan bekerja, ia dapat melaksanakan perintah – perintah Allah SWT lainnya, seperti zakat, infak dan sedekah.
Bahkan, mereka yang bekerja atas dasar niat untuk
menafkahi keluarganya dikategorikan sebagai mujtahid (pejuang) di jalan Allah
SWT. Allah SWT pun menempatkan mereka sebagai syahid (dunia) apabila meningga
saat bekerja untuk mencari penghidupan yang terbaik bagi keluarganya. Sabda
Rasulullahh SAW :
“Sesungguhnya Allah
mencintai hamba yang bekerja dan barang siapa bekrja keras untuk keluarganya,
maka ia seperti mujahid di jalan Allah.”(HR. Ahmad)
Selain itu, bekerja merupakan wujud pemenuhan perintah
Allah SWT. Ia memerintahkan hamba-Nya untuk memakmurkan bumi. Sebagai khalifah
di muka bumi, manusia juga diperintahkan untuk mengelola seluruh potensi alam
raya ini demi kemakmuran manusia dan dalam lingkup beribadah kepada Allah SWT.
·
Q.S. Faathir: 27-28
“Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan
dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah – buahan yang beraneka
macam jenisnya. Dan, di antara gunung –
gunung itu ada garis – garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan
ada (pula) yang hitam pekat. Dan, demikian (pula) di antara manusia, bintang –
bintang melata dan binatang – binatang ternak ada yang bermacam- macam warnanya
(dan jenisnya)….”
Rasulullah SAW memberi jaminan kepada mereka yang bekerja
atas dasar ibadah kepada Allah SWT dan semata – mata mengharap ridha-Nya.
Bekerja dengan cara terbaik dan halal, penuh semangat, disiplin tinggi, dan
profesional. Maka, allah SWT akan mengganti rasa letih dan setiap cucuran
keringat dengan ampunan dan balasan terbaik di sisi-Nya. Sebagaimana sabda
Nabi:
“Barangsiapa di malam
hari letih karena bekrja dengan tangannya, maka di malam hari itu ia memperoleh
ampunan Allah” (HR. Ahmad)
“Sesungguhnya di
antara dosa-dosa terdapat dosa - dosa yang tidak terhapuskan dengan shalat,
sedekah, dan haji. Dan, ia terhapuskan dengan jerih payah untuk mencari
penghidupan (rezeki).” (HR. Thabrani)
Dalam kerja ada keberkahan, seperti kisah yang dialami
Ali bin Abi Thalib. Suatu pagi, Ali bin Abi Thalib meninggalkan Madinah untuk
mencari pekerjaan demi menghidupi anak – anaknya. Ia menemui seorang perempuan
yang sedang mencari pekerja untuk mengusung air dari sumur sebuah lubang tanah.
Ali bin Abi Thalib pun bekerja pada perempuan itu. Setiap bejana air yang
dipindahkan, ia memperoleh upah satu buah kurma. Dari pekerjaan tersebut, Ali
mendapatkan 20 kurma. Ia pun membawa pulang upahnya. Rasulullah SAW menyambut
kedatangannya seraya menanyakan apa yang dibawanya. Ali menjawab,”Ini adalah
kurma – kurma yang kuperoleh sebagai upah kerja. Aku bekerja hingga kedua tanganku
memar karena menimba air dari sumur dengan tali kering.” Rasulullah SAW
mengusap kedua tangan Ali, menepuknya, lalu mendusapkan ke wajahnya sembari
berkata,”Itulah tangan yang diberkahi Allah.” Demikianlah, bahwa dalam setiap
usaha yang dilakukan dengan cara halal untuk menafkahi anak istri akan
menjadikan hidup penuh berkah dari Allah SWT.
Bahkan, Sayyidina Ali ra. menganggap bekerja sebagai
bagian dari rekreasi hidup yang mengasyikkan. Dengan bekerja, seseorang dapat
melepas kekesalan hidup dan melupakan berbagai persoalan yang sedang dihadapi.
Dengan bekerja, seseorang dapat mengenal dunia. Betapa banyak orang yang
dahukunya hanya mengenal daerahnya, setelah bekerja dia mengenal banyak daerah,
kota, atau negara. Denga bekerja, seseorang dapat mengela banyak karakter dan
budaya. Inilah nilai rekreasi dari sebuah pekerjaan. Sebagaimana diungkapkan
oleh Ali ra. dalam sepuluh falsafahnya yang begitu indah yaitu:
Dosa terbesar adalah takut,
Modal
terbesar adalah percaya diri,
Kesalahan
terbesar adalah putus asa,
Keberanian
terbesar adalah sabar,
Kebanggaan
terbesar adalah kepercayaan,
Keuntungan
terbesar adalah anak yang shaleh,
Rahasia
paling berat adalah mati,
Guru
terbaik adalah pengalaman,
Rekreasi
terbesar adalah bekerja, dan
Pemberian
terbaik adalah partisipasi.

Perkenalkan nama saya zull fikar. Dan saya ingin mengucapkan banyak terimah kasih kepada MBAH JONOSEUH atas bantuannya selama ini dan saya tidak menyanka kalau saya sudah bisa sukses dan ini semua berkat bantuan MBAH JONOSEUH,selama ini, saya yang dulunya bukan siapa-siapa bahkan saya juga selalu dihina orang2 dan alhamdulillah kini sekaran saya sudah punya usaha Restoran sendiri,itu semua atas bantuan beliau.Saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH JONOSEUH atas bantuan nomor togel dan dana ghaibnya, dan saya yang dulunya pakum karna masalah faktor ekonomi dan kini kami sekeluarga sudah sangat serba berkecukupan dan tidak pernah lagi hutang sana sini,,bagi anda yang punya masalah keuangan jadi jangan ragu-ragu untuk menghubungi MBAH JONOSEUH karna beliau akan membantu semua masalah anda dan baru kali ini juga saya mendaptkan para normal yang sangat hebat dan benar-benar terbukti nyata,ini bukan hanya sekedar cerita atau rekayasa tapi inilah kisah nyata yang benar-benar nyata dari saya dan bagi anda yg ingin seperti saya silahkan hubungi MBAH JONOSEUH di 0823 4444 5588 dan ingat kesempatan tidak akan datang untuk yang ke 2 kalinya terimah kasih..
BalasHapus